Warga Buka Blokade Jalan, DPRD Konsel Minta Pemprov Tepati Janji

Kondisi jalan penghubung Kendari - Lambuya di Kecamatan Angata Konsel yang mengalami kerusakan parah dan sulit dilalui kendaraan. (FOTO: AKBAR)

BeritaRakyat.id,. Konawe Selatan – Selama empat hari berturut-turut, jalan penghubung Kota Kendari – Lambuya Konawe, tepatnya di Desa Motaha, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), diblokade warga setempat. Hal ini diakibatkan jalan provinsi yang kini mengalami kerusakan parah itu, tak kunjung mendapat perhatian pemerintah.

Namun, aksi blokade jalan itu diakhiri warga, Kamis (10/09/2020) malam. Pasalnya, telah ada janji dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk segera melakukan perbaikan jalan yang  rusak parah itu.

Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konsel, Ramlan, berharap  agar janji pemprov itu benar-benar ditepati.Bila tidak, jalan tersebut akan kembali ditutup warga.

“Tadi malam, warga sudah membuka blokade jalan. Arus tansportasi yang melintas di daerah tersebut langsung lancar. Dibukanya portal yang dipusatkan di Desa Motaha itu, karena sudah ada janji dari Pemprov Sultra untuk melakukan perbaikan,”ujar Ramlan kepada media ini, Jumat (11/09/2020).

Menurut wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) II Konsel itu, aksi pemblokiran jalan yang dilakukan warga itu merupakan bagian dari protes kepada pemerintah yang belum melakukan perbaikan jalan. Untuk itu, kata dia, pemprov melalui dinas PU untuk mengatensi dengan segera merehabilitasi, minimal melakukan penimbunan di jalan-jalan yang berkubang.

“Bila itu tidak terealisasi, warga akan kembali melakukan blokade yang membuat mobilisasi kendaraan macet dan terhenti di Desa Motaha,” katanya.

Salah satu warga Kecamata Angata, Harmidiawati  mengakui, jika aksi blokade jalan itu dilakukan agar pemerintah memberikan perhatian. Katanya, kerusakan jalan yang  sudah terjadi sekian lama itu telah banyak membuat pengendara kecelakaan.

“Jalan kami di khusunya di jalur dari Bandara Haluoleo menuju Angata banyak yang mengalami rusak berat, bahkan tidak sedikit pengendara yang mengalami kecelakaan. Kami juga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, sehingga arus transportasi lancar,”  katanya secara terpisah.

AKBAR/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *