Sejumlah Oknum Polres Bombana Terlibat Bisnis BBM Subsidi, Satu Anggota Ada Yang Berstatus Tersangka

Kantor Kepolisian Resort Kabupaten Bombana (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id,. Bombana – Polemik dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Solar di PT Panca Logam Makmur (PLM) Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) perlahan mulai terkuak.

Selain adanya sejumlah warga sipil yang disebut-sebut diduga ikut bermain dalam bisnis BBM bersubsidi milik masyarakat tersebut, ternyata ada pula oknum Aparat Kepolisian yang bertugas di wilayah hukum Polres Bombana diduga kuat ikut terlibat.

Hal tersebut berdasarkan, pengakuan dari sumber terpercaya yang kami tidak sebutkan namanya demi menjaga keamanan dan kerahasian sumber kami.

Sumber ini membeberkan, selain ada sejumlah warga sipil yang ikut-ikutan main dalam bisnis haram tersebut. Ternyata ada pula beberapa oknum aparat kepolisian, mulai dari anggota Polsek hingga anggota yang berdinas di Polres Bombana.

“Iye, banyak itu kalau yang mengantri di Pertamina, ada Pa Ilham (pa Ilong), Pa Robert, Pa Roi, Pa Sapri,” katanya kepada kami belum lama ini, Selasa (15/08/2023).

Nama-nama yang disebut ini, ialah oknum polisi yang diduga kerap mengantri BBM jenis solar subsidi di SPBU menggunakan kendaraan roda empat, lalu diperjualbelikan kembali.

“Iye, itu mengantri sendiri pa, di Pertamina pakai mobil ada yang mobilnya dua, ada juga tiga, rata-rata dua,” ungkapnya.

BBM subsidi, hasil antrian di SPBU itu biasanya menurut dia, dikumpulkan lalu dijual kembali. Ada yang di jual di Bombana sendiri seperti di PT PLM, Kasipute ada juga yang dijual di sejumlah perusahaan tambang lainya, salah satunya di wilayah Konawe Selatan hingga Konawe Utara.

“Yang banyak itu di Konsel, biasanya juga di Kasipute, ada juga yang sampe di Asera (Konawe Utara),” bebernya.

Aktivitas perdagangan solar subsidi oleh oknum Polres Bombana ini, sepengetahuan dirinya berlangsung sejak lama.

“Iye lumayan lama pak,” terang orang melakukan aktivitas serupa ini.

Hanya saja ia mengaku tidak mengetahui pasti, apakah sejumlah oknum-oknum baju coklat tersebut pernah tersentuh hukum atau tidak.

“Kalau itu saya kurang tau juga,” akunya.

Dugaan keterlibatan sejumlah oknum Polisi Polres Bombana, dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi ini, memang telah menjadi diskusi biasa di kalangan masyarakat setempat.

Bahkan, adapula salah satu anggota yang berstatus tersangka akibat tersandung kasus penyelundupan BBM bersubsidi subsidi di wilayah PT Panca Logam Makmur. Yakni inisial AH.

AH sendiri di ketahui berdinas di Polres Bombana dan kini ia telah ditetapkan tersangka oleh Polda Sultra, bersama salah satu petinggi di PT PLM atas dugaan penyalahguna BBM subsidi, kasusnya hingga kini masih bergulir di Ditkrimsus Polda Sultra.

Mengenai hal inipun, kamipun mencoba mengkonfirmasi langsung kepada Kapolres Bombana AKBP Roni Syahendra melalui pesan WhatsApp nya.

Hanya saja ia, mengaku kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi ini telah di ditangani oleh Polda Sultra.

Soal benar dengan tidaknya, adanya dugaan keterlibatan bawahannya ia mengaku menyerahkan sepenuhnya ke Ditkrimsus Polda Sultra.

“Kalau ditemukan adanya pelanggaran akan ditindak tegas serta diproses sesuai prosedur,” bunyi pesan WhatsApp Perwira Polisi dua melati di pundak ini, saat menjawab pertanyaan kami baru baru ini.

ODEK

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *