Ratusan Hektar Lahan Warga di Bombana Diduga Digarap Tampa Ganti Rugi PT Jhonlin

Sejumlah warga Desa Lombakasi dan Watuwatu yang lahannya diduga digarap oleh PT Jhonlin saat menunjukkan SKT lahan miliknya (FOTO : ODEK)

BeritaRakyat.id,. Bombana – Puluhan Warga Desa Lombakasih dan Watuwatu Kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengeluhkan lahannya digarap perusahaan tebu PT Jhonlin tampa ganti rugi.

Made Radiasa (65) selaku salah satu perwakilan warga mengatakan, PT Jhonlin diduga menguasai dan menggarap lahan mereka kurang lebih 183 hektar sejak tahun 2017 lalu tanpa adanya proses ganti rugi.

Lahan tersebut kata dia, ditanami tebu dan sudah beberapa kali panen namun pemilik lahan belum menerima ganti rugi dari pihak PT Jhonlin.

Padahal kata Made, ia bersama 68 warga pemilik tanah 183 hektar sudah menguasai lahan tersebut sejak tahun 2007 yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Tanah (SKT) dari Pemerintah desa setempat.

Dirinya bersama puluhan masyarakat pemilik lahan kata dia kesal karena hanya dijanji-janji oleh Humas PT Jhonlin terkait pembayaran lahan.

Made menggunakan, Humas PT Jhonlin sudah pernah mengumpulkan fotocopy SKT dan KTP pemilik tanah untuk proses pembayaran namun hingga kini janji tersebut tak kunjung terealisasi.

“Kami hanya dijanji-janji saja katanya mau dibayar, tapi kami tunggu-tunggu tidak ada lagi informasi. Bahkan sampai sekarang belum ada informasi untuk ganti rugi lahan kami,” kata, Kamis (01/02/2024).

Bahkan terkait hal ini, ia bersama warga pemilik lahan lainya sudah mengadukan masalah tanah ini ke Pemerintah Desa maupun Kecamatan namun dari upaya tersebut hingga saat ini belum membuahkan hasil.

Ia bersama warga pemilik tanah lainnya kebingungan kemana mereka harus mengadu untuk menuntut hak-haknya yang belum diselesaikan pihak perusahaan.

Untuk itu, ia meminta kepada PT Jhonlin agar beritikad baik dan kooperatif untuk segera membayarkan harga ganti rugi lahan masyarakat.

“Pokoknya yang kami minta adalah hak-hak kami yang belum dibayarkan. Kami juga pusing dan bingung bagai kamu bisa mendapatkan hak-hak kami,” pintanya.

Sementara itu pihak pihak PT Jhonlin belum berhasil kami konfirmasi.

“Kalau sekarang tidak ada orang kantor yang bisa ditemui, karena semua lagi keluar,” kata Andi Sofyan, Danru Security PT Jhonlin saat di temui media ini kantor PT Jhonlin belum lama ini.

ODEK

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *