Pilkada Muna Digugat ke MK, Rusman Emba: Tak Ada Pelanggaran Serius

Bupati Muna Rusman Emba saat di wawancara media ini di kediamannya di Kendari, Rabu (06/01/2021). (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada yang dilayangkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muna Sulawesi Tenggara (Sultra), LM Rajiun Tumada-La Pili, tak dipersoalkan rivalnya, LM Rusman Emba.

Selaku calon bupati peraih suara terbanyak, Rusman yang berpasangan dengan Bahrun Labuta menilai, pelaksanaan Pilkada Muna  9 Desember 2020 lalu tidak ditemukan adanya pelanggaran atau kejadian-kejadian luar biasa.

Sebagai kandidat yang bertarung pada Pilkada serentak itu, Rusman juga meyakini pihaknya tidak melakukan pelanggaran. Kemudian, hasil pemungutan suara di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Muna juga ditandatangani saksi setiap pasangan calon.

“Itulah yang menjadi acuan kami, bahwa kami tidak melakukan pelanggaran Pilkada,” ujarnya kepada sejumlah wartawan saat ditemui di kediamannya di Kendari,  Rabu (06/01/2021).

Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga, lanjutnya, tidak mengakomodir kejadian atau pun pelanggaran luar biasa sehingga tuntutan LM Rajiun Tumada-La Pili tak perlu ditanggapi serius.

Mantan Ketua DPRD Sultra ini menjelaskan, apa yang menjadi hasil Pilkada Muna baru-baru ini, menunjukkan bahwa semua penyelenggara bertugas sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Tidak ada yang terjadi masalah dan kalau pun ada, iya, kekerasan seperti pembusuran dan lain sebagainya,” bebernya.

Terkait namanya yang kini juga dipersoalkan,  calon bupati petahana ini mengakui bahwa di ijazah namanya adalah LM Untung Emba. Namun, kemudian berganti menjadi LM Rusman Emba saat dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Muna.

“Memang di ijazah LM Untung Emba. Emba itu nama faham sementara Untung nama saya. Nama saya itu sudah diganti sebelum ada ketentuan UU Administrasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU),” urainya.

Sementara itu, sebagai pihak terkait dalam gugatan ke MK itu, Rusman juga telah menyiapkan sejumlah pengacara yang akan mendampinginya.

“Saya sudah siapkan pengacara, bahkan partai juga telah menyiapkan itu,” tutupnya.

ODEK/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *