Mencari Solusi UU Omnibus Law, HMI Cabang Kendari Gelar Dialog Hukum

Suasana dialog hukum yang diadakan HMI Cabang Kendari. (FOTO: CHAIRUL)

BeritaRakyat.id, Kendari – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) mengadakan dialog hukum, Minggu (01/11/2020). Kegiatan ini mengangkat tema ‘Urgensi Undang-Undang (UU) Omnibus Law Antara Kepentingan Rakyat atau Kepentingan Oligarki.

Ketua Umum HMI Cabang Kota Kendari Sulkarnain mengatakan, dialog hukum tersebut dilakukan untuk menghasilkan solusi-solusi dari permasalahan yang terjadi terkait UU Omnibus Law itu.

“Dengan begitu, permasalahan yang terjadi di daerah maupun negara ini bisa dipecahkan,” kata Sulkarnain.

Mewakili pihak akademisi, Dr La Ode Muhammad Bariun SH MH yang menjadi salah satu pemateri dalam dialog tersebut menyampaikan, hadirnya suatu UU harus mampu memenuhi tiga landasan yang perlu diperhatikan.

“Tiga landasan yang perlu diperhatikan dalam suatu undang-undang yaitu terkait landasan filosofisnya, landasan sosiologisnya, dan landasan yuridisnya,” ucap Bariun.

UU Omnibus Law sendiri, lanjutnya, dianggap cacat prosedural sebab tidak sesuai dengan konstitusi yang berlaku. Namun, UU ini juga tidak mesti ditolak karena merupakan metodologi menuju kesejahteraan.

Di sisi lain salah satu penasehat hukum, Andri Dermawan, yang juga hadir sebagai pembicara menyampaikan bahwa hadirnya UU Omnibus Law tersebut merupakan solusi bagi pengusaha atau insvestor.

“Selama ini aturan-aturan serta persyaratan investasi di dalam Indonesia terlalu rumit sebab banyaknya undang-undang atau aturan yang tumpang tindih. Sehingga, UU Omnibus Law merupakan suatu solusi,” tandasnya.

CHAIRUL ARQAM/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *