LPKP Sultra Desak Inspektorat Audit Penggunaan Anggaran Bumdes Desa Parigi Tahun 2020 – 2021

Ketua LPKP Sultra La Ode Tuangge (FOTO : Dok)

BeritaRakyat.id,.Muna – Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik (LPKP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta Inspektorat Kabupaten Muna, segera melakukan audit pengunaan anggaran Bandan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Parigi Kecamatan Parigi tahun 2020 dan 2021 lalu.

Ketua LPKP Sultra La Ode Tuangge mengatakan, hingga saat ini pengunaan anggaran Bumdes Desa Parigi tahun 2020 dan tahun 2021 senilai ratusan juta tidak jelas di peruntukan kemana oleh mantan Pejabat Kepala Desa Parigi.

“Total keseluruhan anggaran Bumdes Desa Parigi yang tidak jelas penggunaanya itu Rp 160 juta. Tahun 2020 Rp 50 juta dan tahun 2021 Rp 110 juta, ini sama sekali kita tau dibawa kemana,” katanya kepada media ini, Jumat (01/03/2024).

Polemik pengunaan anggaran Bumdes Desa Parigi tahun 2020 dan 2021 ini menurut dia, sudah sering dipertanyakan oleh masyarakat, hanya saja sama sekali tidak ada jawaban maupun kepastian kemana anggaran senilai ratusan juta itu, digunakan oleh mantan Pj Kades periode 2020-2021.

Bahkan kata Laode, terbaru Pemerintah Desa Parigi defenitif bersama masyarakat, kembali mengundang resmi mantan Pj Kades untuk menjelaskan dan meminta pertanggungjawaban pengunaan anggaran Bumdes tersebut, namun lagi-lagi mantan Pj Kades Parigi tidak menghadiri undangan tersebut.

“Kami bersama masyarakat waktu itu, menunggu Pj Kepala Desa di kantor Desa namun yang bersangkutan tidak hadir untuk memberikan klarifikasi terkait pertangungjawaban uang Bumdes kurang lebih Rp 160 juta yang masih ada sama dia (Mantan Pj Kades),” bebernya.

Lalu kemudian menurut dia, menindaklanjuti ketidak hadiran mantan Pj Kades itu, dirinya juga mewakili masyarakat Desa Parigi menyurati di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Muna untuk memanggil mantan Pejabat Kepala Desa tersebut.

“Kemudian paska itu, saya mewakili masyarakat Desa Parigi menyurat di DPMD meminta DPMD untuk memanggil mantan Pj Kades, terkait dengan uang Bumdes yang masih ada sama Sutomo (Mantan Pj Kades) lalu DPMD melanjutkan kepada Inspektorat untuk melakukan audit, pemeriksaan dan itu sudah dijawab sama Inspektorat,” ungkapnya.

Untuk itu ia, meminta Inspektorat Kabupaten Muna agar-agar benar transparan menindaklanjuti dugaan penyelewengan anggaran Bumdes hingga ratusan juta itu.

“Saya selaku mewakili masyarakat Desa Parigi, pertama meminta kepada Inspektorat agar betul-betul transparan melakukan pemeriksaan, terhadap dugaan uang Bumdes yang masih ada pada mantan Pj Kades Parigi tahun 2020-2021,” tegasnya.

Dirinya menambahkan dugaan penyelewengan anggaran Bumdes yang diduga dilakukan oleh mantan Pj Kades Parigi ini, tidak bisa dibiarkan berlarut-larut oleh Inspektorat Kabupaten Muna.

“Ini harus segera dilakukan pemeriksaan tidak bisa ditunda-tunda dan memang harus transparan, tidak bisa ditutup-tutupi karena ini bukan menyangkut rahasia. Tapi menyangkut uang negara melalui pajak rakyat,” tutupnya.

Sementara itu, hingga saat ini Mantan Pj Kades Parigi La Sutomo belum berhasil di kami konfirmasi.

ODEK

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *