KIPP Siap Pantau Pilkada Serentak di Sultra

Ketua KIPP Sultra M. Nasir (Paling kiri) saat menyaksikan penyerahan akreditasi pemantau pemilu di KPU Konawe Utara. (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id,. Kendari – Helatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang jadwalnya digelar 9 Desember mendatang, bakal dipantau Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP). Hal ini dilakukan untuk memastikan Pilkada berlangsung sesuai dengan amanah undang-undang.

Khusus di Sultra, dari tujuh daerah yang akan menggelar Pilkada serentak 2020, KIPP telah menyerahkan akreditasi pemantauan di empat daerah yang diserahkan ke masing-masing Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

“Saat ini sudah ada empat daerah yang sudah menyerahkan akreditasinya di KPU dan ditembuskan ke Panwas, masing-masing Kabupaten Konawe Selatan, Kolaka Timur, Konawe Kepulauan, dan Konawe Utara. Tiga daerah lainnya masing-masing Wakatobi, Muna, dan Buton Utara, akan dimaksimalkan di akhir bulan Agustus dan paling lambat awal September semua daerah sudah ada akreditasinya,” ujar Ketua KIPP Sultra, M Nasir, SSos, kepada awak media ini melalui sambungan telepon, Jum’at (21/08/2020).

Menurut Nasir, kehadiran KIPP dalam memantau pelaksanaan penyelenggaran Pilkada tujuannya adalah untuk memastikan gelaran pesta demokrasi dengan pemilihan yang dilakukan secara langsung, umum, bebas dan rahasia itu berlangsung sesuai dengan amanah undang undang.

“Yang KIPP pantau bukan saja saat pemungutan suara berlangsung, tetapi mulai dari tahapan hingga penetapan hasil pemumgutan suara akan mendapat perhatian dari KIPP. Termasuk penyelengara baik itu di KPU, adhock, Bawaslu dan adhock juga akan kami pantau,” katanya.

Diharapkan, kehadiran KIPP dalam menjaga dan mengawal Pilkada ini sesuai dengan perintah undang-undang. Masyarakat juga diminta untuk turut bersama dalam memantau pelaksanaan Pilkada serentak ini, agar dapat melahirkan pemimpin sesuai dengan hasil proses demokrasi yang baik.

“Saya juga mengajak kepada semua kontestan, Partai Politik, penyelenggara dan masyarakat untuk mengawal Pilkada ini dapat berjalan dengan baik dengan tidak menimbulkan anti pati dari kelompon kelompok tertentu, sehingga hasil Pilkada siapa pun yang terpilih dapat diterima semua pihak,” tandasnya.

RANDI/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *