Ketua KNPI Sultra Apresiasi Kinerja Pj Bupati Bombana, Listrik Dipastikan Nyala 24 Jam di Kabaena

Ketua DPD KNPI Sultra Muhammad Amsar. (FOTO : YAN)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Puluhan Tahun warga Kabaena Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) belum menikmati penerangan listrik 24 jam. Terkini pulau Kabaena yang dhuni sekitar 25 ribuan Kepala Keluarga sudah bisa menikmati penerangan lampu listrik satu kali 24 jam.

“Alhamdulilah warga Kabaena di Kabupaten Bombana dalam waktu dekat sudah akan menikmati penerangan lampu listrik untuk satu kali 2& jam. Sebelumnya warga hanya diterangi listrik pada malam hari,”ujar Ketua KNPI Sultra Muhammad Amsar kepada awak media disalah satu warung makan di Konawe Selatan, Rabu, (04/10/2023)

Menurut bung Amsar (Sapaan akrab-red), dapat diteranginya penerangan listrik di Bombana itu harus diakui bahwa Pj Bupati Bombana H Burhanuddin telah menunjukkan janjinya untuk warga Kabaena, Kabupaten Bombana yang telah berusia 20 tahun pasca memekarkan diri dari Kabupaten Buton untuk dapat menikmati lampu listrik seperti daerah daerah lainnya.

“Tentunya kita sangat mengapresiasi atas usaha pa Pj Bupati untuk menghadirkan mesin listrik di Kabaena untuk menerangi pemukiman warga. Sebagai tokoh mudah Sultra mendukung langkah dan kebijakan Bupati untuk menerangi Kabaena,”katanya.

Pria berambut gondrong ini juga mengakui, Kabupaten Bombana saat ini sudah berkembang dan menuju daerah maju. Pasca mekar dari Butin dan dipimpin mulai dari Pj Bupati dr Syaifuddin Dullah, Bupati Atiku Rahman, H. Tafdil dan sekarang Pj Bupati H Burhanuddin terus menunjukkan kemajuan yang signifikan.

“Diharapkan kemajuan ini terus ditingkatkan. Alhamdulillah, aliran listrik, khususnya di Kabaena dalam waktu tidak lama sudah dapat dinikmati untuk penerangan satu kali 24 jam.. tentunya infrastruktur jalan juga akan ditingkatkab, sehingga masyarakat dapat menikmati kemerdekaan yang sesungguhnya,”harapnya.

YAN

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *