Keppmi Dicatut Dukung Paslon RaPi di Pilkada Muna, Alumni Keberatan

La Ode Albaria Nurmazizi

BeritaRakyat.id,.Muna – Mantan Ketua Kesatuan Pemuda Pelajar Mahasiswa Muna Makassar (Keppmi) periode 2010-2012, Maskar Munahir, mendukung Pasangan Calon Bupati Muna, Rajiun Tumada-La Pili. Namun, dukungan yang mencatut nama organisasi itu, mendapat kecaman dari beberapa alumni.

Salah satunya datang dari alumni Universitas Muslim Indonesia (UMI), La Ode Albaria Nurmazizi. Menurutnya, dukungan politik yang mengatasnamakan alumni Makassar adalah sebuah kekeliruan, sebab berbicara alumni berarti mencakup semua alumni Makassar yang berasal dari Kabupaten Muna.

“Jika dukungannya atas nama pribadi itu sah-sah saja, tapi kalau mengatasnamakan semua alumni Makassar, berarti saya juga termasuk di dalamnya, sementara saya secara pribadi belum menentukan pilihan politik di Pilkada Muna,” ucapnya kepada media ini, Selasa (29/09/2020).

Kendati pun, lanjut dia, ada beberapa alumi yang menyatakan dukungan kepada pasangan Rajiun-La Pili (RaPi) ia menyarankan agar tidak membawa nama alumni.

Lebih lanjut, pria yang di sapa Albar itu menjelaskan, dukungan politik di Pilkada Muna dengan klaim nama alumni Makassar merupakan hal yang sensitif karena banyak juga alumni yang mendukung pasangan Rusman Emb-Bachrun Labuta di Pilkada 9 Desember mendatang. Kekhawatiran terbesarnya, jangan sampai terjadi konflik di antara sesama alumni Makassar.

“Banyak juga alumni Makassar yang mendukung Rusman-Bachrun, tapi lihat dari mereka tidak pernah ada yang membawa-bawa nama alumni, alasannya satu mereka tidak ingin ada konflik di antara sesama alumni. Mereka tetap menjaga keharmonisan sesama alumni,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan salah satu Alumni Universitas Hasanuddin Makassar, Muhammad Fadli. Ia juga mengaku menyayangkan adanya pencatutan nama alumni Makassar untuk mendukung Paslon Rajiun Tumada-La Pili di Pilkada 9 Desember mendatang.

“Dengan pencatutan alumni Keppmi sebagai batu loncatan dalam pemilihan bupati tanpa musyawarah alumni Keppmi Muna-Makassar, adalah sebuah kekeliruan dan membuat kecatatan dalam organisasi tersebut. Yang harus diketahui Keppmi Muna-Makassar itu bukan organisasi yang digunakan semau dan sesuka hati anda,” tegas Muhammad Fadli.

ODEK/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *