Hanya Anak Guru Mengaji, Mahasiswa Asal Sinjai Jadi Lulusan Terbaik USN Kolaka

Musdalifah bersama ibunya Sitti Faridah

BeritaRakyat.id Kolaka – Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka kembali menggelar wisuda, Selasa (01/12/2020). Dari sejumlah mahasiswa yang mengikuti wisuda, salah satu yang menjadi wisudawan terbaik adalah Musdalifah.

Mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Perikanan dan Peternakan (FPPP) USN Kolaka itu meraih IPK 3,95. Musdalifah yang merupakan seorang anak guru mengaji asal Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan (Sulsel) ini, menyelesaikan studi selama tiga tahun dan lima bulan.

Keberhasilan Musdalifah tersebut tentu pantas mendapat acungan jempol. Betapa tidak, meski menjalani kuliah dengan ekonomi terbatas setelah ayahnya meninggal, gadis alumni SMA Negeri 1 Bulupoddo Kabupaten Sinjai ini mampu menunjukkan presatasinya.

“Alhamdulilah saya senang dan bangga, bisa mendapatkan pencapaian seperti ini. Semua berkat keluarga terutama Ibu saya, dosen, dan teman-teman serta semua orang yang pernah menjadi guruku, adapun dengan IPK ini saya harus menjalankan tanggungjawab, akan apa yang saya dapatkan ke depannya,” ucap Musdalifah usai prosesi wisuda di Gedung Auditorium Kampus USN Kolaka, Selasa (01/12/2020).

Diceritakan, untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, Ibu Musdalifah yang bernama Sitti Faridah harus banting tulang sendiri menjadi tulang punggung keluarga dengan cara menjadi guru mengaji di kampung halamannya di Sinjai. Itu pun dengan pendapatan seadanya.

Sementara itu, di mata sang Ibu, Musdalifah adalah anak yang rajin dan penurut. Sejak kecil terkenal pintar di sekolah, bahkan sampai kuliah sering mengikuti lomba. Di antaranya lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dengan peserta tingkat provinsi.

Musdalifah juga pernah juara dua pada lomba debat mahasiswa peternakan se-Indonesia Timur yang diadakan Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (ISMAPETI) di Universitas Sulawesi Barat.

“Alhamdulilah saya bersyukur kepada Allah SWT. Kedua saya turut merasa bangga dengan prestasinya, dan mudah-mudahan selanjutnya dia akan menjadi anak yang baik dan berbakti kepada nusa dan bangsa, agar menjadi anak yang dibanggakan orang tua, keluarga dan terkhusus membanggakan Universitas Sembilanbelas November,” ucap Sitti Faridah dengan mata yang berkaca-kaca.

Sementara itu, Dekan FPPP USN Kolaka, Syahrir Sahaka turut mengapresiasi pencapaian anak didiknya itu.

“Wisudawati terbaik ini, kita harapkan juga terbaik untuk memperoleh pekerjaan sesuai dengan background pendidikannya,” terang Syahrir.

Mantan Wakil Rektor II Bidang Keuangan USN Kolaka ini menekankan agar mahasiswa yang sudah diwisuda jangan selalu berpikir menjadi aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, kesuksesan di bidang pertanian sangat menjanjikan, mengingat mahasiswa merupakan agen of change (agen perubahan) bagi masyarakat khususnya di bidang pertanian.

“Di setiap yudisium saya selalu sampaikan, jangan selalu ingin menjadi PNS, formasinya sangatlah kecil, sedangkan jumlah lulusan sangat banyak. Sebelum jadi sarjana atau pada saat masih kuliah, mulailah buat usaha, apalagi kalau sudah sarjana, sudah bisa mandiri dan tidak harus bekerja di instansi pemerintah atau di BUMN tetapi bisa menciptakan usaha dan menjadi manager di usahanya sendiri,” harapnya.

YUSRI/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *