DPRD Sultra Dukung Pengungkapan Aktor Kasus Suap Dana Covid-19

Ketua Fraksi DPRD Sultra Abd Salam Sahadia SSos

BeritaRakyat.id, Kendari – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendukung penegak hukum mengungkap kasus suap dana Covid-19 di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

“Saya kira secara kelembagaan DPRD memberikan dukungan dan apresiasi terhadap langkah-langkah penegak hukum mengusut tuntas kasus suap dana Covid-19,” kata Anggota DPRD Sultra Salam Sahadia, saat ditemui di kantornya, Rabu (27/01 2021).

Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Sultra ini menegaskan, siapa pun yang terlibat dalam kasus kecurangan dana Covid-19, maka hukum harus ditegakkan seadil-adilnya.

“Siapa pun aktor-aktor yang terlibat dalam kasus ini, penegak hukum harus tegak lurus untuk mengungkapnya pelaku-pelaku yang terindikasi melakukan kecurangan dana Covid-19,” tegasnya.

Anggota Komisi III DPRD Sultra ini menjelaskan, anggaran Covid-19 ini seharusnya dipergunakan untuk
kemaslahatan umat. Tentunya, tidak bisa dilakukan tindakan mengambil keuntungan terhadap hak-hak rakyat itu.

“Pemerintah pusat telah mengeluarkan hampir seluruh intruksi dan regulasi-regulasi khusus tentang pengelolaan dana covid-19 dengan baik. Siapa pun yang mencoba-coba bermaim-main dengan dana Covid sanksi tegas harus diberikan,” ujarnya.

Lebih jauh mantan Anggota DPRD Butur ini mengatakan, di DPRD Sultra ada panitia khusus (pansus) yang dibentuk untuk mengawal dana penanganan Covid-19.

“Pansus kita masih terus berjalan untuk memastikan seluruh penggunaan dana covid kurang lebih sekitar Rp400 miliar yang dialokasikan di tahun 2020. Melalui pansus sewaktu-waktu pemerintah provinsi kita panggil untuk memberikan keterangan terkait pengunaan dana Covid-19,” tutupnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra menangkap oknum pegawai Dinas Kesehatan Sultra terkait kasus suap dana Covid-19 di Bumi Anoa.

RANDI/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *