Diduga Melakukan Pembiaran, Humas PT MJ Minta Kapolri Copot Kapolres Konut

Awaludin Sisila Humas PT Mandala Jayakarta (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Konawe Utara – Kinerja Kapolisian Resort (Polres) Konawe Utara mendapat sorotan, akibat diduga melakukan pembicaraan konflik yang terjadi dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Mandala Jayakarta (MJ) Konut.

Humas PT MJ Awaludin Sisila mengatakan, hingga saat ini Polres Konut belum juga melakukan penanganan terhadap konflik yang terjadi di dalam IUP resmi milik PT MJ.

Awal bilang apa yang terjadi di wilayah IUP PT Mandala Jayakarta sangat berpotensi terjadinya konflik horizontal, yang berkepanjangan antara preman dan pekerja.

Padahal kata Awaludin Jelas masyarakat pekerja di PT Mandala Jayakarta di intimidasi bahkan di serang psikologinya oleh sejumlah premanisme yang bertopeng kan ormas.

“Kami sudah memasukan laporan di polres Konawe Utara namun belum ada tindakan hingga saat ini. Apakah Kapolres harus menunggu ada korban jiwa dulu di lokasi pertambangan, atau harus menunggu reaksi publik bahkan aksi antara perusahaan yakni PT Mandala Jayakarta,” katanya kepada media ini, Kamis (30/11/2023).

Pihaknya kata dia, sangat menyangkan tindakan Polres Konut karena terkesan lamban dan sengaja melakukan pembiaran padahal sudah ada laporan resmi yang disampaikan secara beberapa waktu lalu.

“Laporannya sudah dari Tanggal 26 November 2023 kemarin, tapi kok hingga sekarang belum ada tindakan. Padahal lapoan sudah sesuai prosedur dalam peraturan untuk melaporkan kejadian yang dapat membahayakan maupun berpotensi membuat kejahatan di wilayah Penambangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Awaludin menjelaskan sesuai Undang-Undang No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Pasal 13 butir c melindungi,melayani,dan mengayomi serta pasal 16 menjelaskan bahwa hal yang menjadi wewenang kepolisian yaitu melakukan penangkapan, penahanan, penggeledahan dan penyitaan dan kewenangan lainnya.

Pihaknya tambah dia, berharap agar secepatnya ada tindakan tegas dari pihak keamanan, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami sangat berharap agar oknum-oknum preman yang memberhentikan aktivitas PT MJ sehingga mengakibatkan kami rugi, harus segera di amankan. Kalau Kapolres Konawe Utara tidak mampu menciptakan Kamtibmas di wilayah dalam perkampungan maupun di lokasi penambangan, maka sudah benar jikalau Kapolres harus segera dicopot,” tutupnya.

Sementara itu hingga saat Kapolres Konawe Utara belum berhasil di konfirmasi.

ODEK

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *