Dianggap Tak Transparan, PT Merbau Jaya Didemo Warga

Puluhan warga pengunjuk rasa berdialog dengan Camat Lainea. (FOTO: AKVAR)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Aliansi Masyarakat Pemilik Plasma berunjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara, Senin (11/01/2020). Mereka mengecam sistem pengelolaan lahan plasma perusahaan sawit PT Merbau Jaya Indah Raya yang tidak transparan.

Koordinator lapangan, Hamrin, dalam aksinya mengatakan, sejak 2016 sampai saat ini sistem pengurusan dan pengelolaan plasma oleh oknum yang mengatasnamakan Koperasi Sawit Mandiri itu tidak transparan.

“Kami masyarakat pemilik plasma meminta kejelasan terkait legalitas kepengurusan koperasi tersebut, jangan melakukan pemungutan data dan pembuatan rekening tanpa persetujuan pemilik plasma,” tegas Hamrin.

Selain itu, katanya, perjanjian sejak pembebasan lahan pada 2008 oleh PT Merbau Jaya tidak sesuai kenyataan

“Olehnya itu, kami meminta Pemerintah Kecamatan Lainea segera memanggil Pimpinan PT Merbau Jaya untuk memberikan penjelasan terkait pengelolaan plasma dan kejelasan pembayaran plasma, ” ucapnya.

Untuk sementara waktu, tambahnya, sebelum warga dipenuhi, lahan plasma akan ditutup dan tidak ada kegiatan di dalamnya.

Menanggapi Hal tersebut, Camat Lainea, Masruddin, bersama pihak Kepolisian Resor (Polres) Konsel meminta massa aksi tidak lahan plasma.

“Kami meminta sampai minggu keempat bulan ini dan akan menjadwalkan pertemuan bersama masyarakat pemilik lahan plasma dan pihak PT Merbau Jaya termasuk pihak Koperasi Sawit Mandiri,” ujar Masruddin.

AKBAR/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *