Dianggap Hilang, 15 Tahun Desa Mata Bondu Tak Diakui Pemda Konsel

Balai Desa Mata Bondu di Kecamatan Laonti Konsel yang belum diakui. (FOTO: IST)

BritaRakyat.id,. Konawe Selatan – Desa Mata Bondu yang terletak di pesisir pulau Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra), tidak mendapat pengakuan selama 15 tahun.

Sejak dikeluarkanya peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) Nomor 18 tahun 2005 tentang kode dan data wilayah administrasi pemerintahan, Desa Mata Bondu Kecamatan Laonti secara administrasi telah terpisah dengan Desa induk. Dalam hal ini Desa Tambolosu. Namun, Pemerintah Daerah (Pemda) Konsel tidak pernah mengakui keberadaan desa itu.

Saat dikonfirmasi, Senin (14/09/2020),
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Konsel, Sajudin Idris, melalui Kabid Pemerintahan Desa, Asmurdani, menjelaskan bahwa permendagri yang dikutip sesuai surat kuasa itu pihaknya sudah mengoreksi.

“Kenapa kami menyurat ke Kemendagri, sebab waktu keluar daftar desa di Konsel penerima dana desa, Desa Laonti tidak ada, padahal desa tersebut merupakan desa tua, dari awal Laonti terbentuk desa tersebut sudah ada, yang ada malah Desa Mata Bondu,” jelasnya.

Sementara Desa Mata Bondu, katanya, belum pernah menjadi desa defenitif dan merupakan bagian dari dusun di Desa Tambolosu. Perda yang menjadi dasar pembentukan desa ini juga tidak ada.

“Sekarang tolong ditunjukan bukti perda apa yang menjadi dasar pembentukan desa Mata Bondu, kalau memang ada perda itu, berarti bupati harus koreksi ke Kemendagri, sebab Kemendagri terima dari sini,” kata pria yang akrab disapa Dani itu.

Terkait adanya pihak yang l mempersoalkan mengenai keberadaan desa tersebut, tambahnya, pemda tidak akan mencegah.

“Apapun upaya hukum yang dilakukan yang bersangkutan kami tidak akan cegah, sebab itu adalah hak asasi. Kami akan hadapi,” pungkasnya.

AKBAR/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *