BPOM Kendari Amankan Peredaran Kosmetik Tanpa Izin Edar, Nilainya Puluhan Juta Rupiah

Sejumlah kosmetik yang berhasil diamankan BPOM Kendari. (FOTO: IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kendari berhasil mengamankan berbagai jenis kosmetik yang tidak layak edar dan mengancam kesehatan. Pelanggaran di bidang kosmetik ini menjadi kasus terbanyak selama tahun 2020.

Kepala BPOM Kendari Muhammad Rusydi Ridha mengatakan, BPOM merupakan institusi pemerintah yang bertugas dan bertanggung jawab untuk mengawasi obat dan makanan. Hal utama yang diawasi adalah terkait keamanan obat dan makanan yang beredar sampai di masyarakat. Di 2020, BPOM Kendari berhasil mengamankan ribuan kosmetik. Pelanggaran di bidang kosmetik ini menjadi tren kasus tertinggi saat ini di Sultra.

“Di Sultra trennya tahun 2020 ini kebanyakan kosmetik, dengan nilai ekonominya senilai Rp79.882.000. Sementara, kasus di bidang obat hanya satu kasus yaitu karena tidak memiliki kewenangan dalam melalukan kegiatan pelayanan kefarmasian,” ujar Rusydi, Selasa (29/12/2020).

Kasus di bidang kosmetik, katanya, dominan karena tidak memiliki izin edar dan mengandung zat yang berbahaya bagi kulit. Semua produk tersebut sudah disita dan selanjutnya akan dilakukan pemusnahan.

“Kosmetik yang sampai diperkarakan itu rata-rata kosmetik yang tanpa izin edar dan sebagian besar mengandung bahan yang berbahaya, seperti merkuri, hidroquinon, reselsinol dan sebagainya,” jelasnya.

Dikatakan, untuk pelanggaran kosmetik tanpa izin edar tersebut akan dijerat pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Sementara, perkara di bidang obat dijerat dengan pasal 198.

Menurutnya, pelanggaran di bidang kosmetik sudah menjadi permasalahan yang krusial. Sebab, pelanggaran ini tidak hanya terjadi di Sultra, melainkan hampir di seluruh provinsi lainnya. Sehingga, pihaknya intens melalukan edukasi di masyarakat untuk melindungi konsumen.

“BPOM melakukan edukasi ke masyarakat, memberikan penyuluhan dan pembinaan ke masyarakat,” tandasnya.

TIM/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *