Bertandang ke Kajati Sultra, Kerajaan Moronene Sampaikan Keluhan Ilegal Mining PT PLM

Rombongan Kerajaan Moronene Pauno Rumbia VII saat berfoto bersama Kajati Sultra Dr Patris Yusrian Jaya, SH,. MH dan Wakajati Sultra Sugeng Hariadi, SH,.MH (FOTO : ODEK)

BeritaRakyat.id,.Kendari – Rombongan kerajaan Moronene Pauno Rumbia VII berkunjung di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada, Rabu (13/11/2023).

Kunjungan tersebut dalam rangka bersilaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, yang diterima langsung oleh Kajati Sultra dan diterima langsung oleh Kajati Dr Patris Yusrian Jaya dan Wakajati Sultra Sugeng Hariadi.

Juru bicara Kerajaan Moronene Pauno Rumbia VII, Anugrah Halik Saleara mengatakan kunjungan tersebut selain bersilaturahmi dengan Kajati Sultra. Pihaknya juga sekaligus menyampaikan keluhan aktivitas Ilegal mining di Wilayah PT Panca Logam Makmur (PLM) Kabupaten Bombana.

“Kunjungan kami hari ini dari Kerajaan Moronene Pauno Rumbia adalah silaturahmi dengan pa Kajati Sulawesi Tenggara. Sekaligus menyampaikan beberapa aspirasi, terkait permasalahan yang ada di Bombana khusus di Desa Wumbubangka, ada salah satu perusahaan PT Panca Logam Makmur, yang saat ini di duga banyak melakukan pelanggaran aktivitas Ilegal mining,” katanya kepada awak media.

Aktivitas Ilegal mining PT PLM itu sangat meresahkan masyarakat, bahkan saat ini sejumlah petinggi PT PLM telah di tetapkan tersangka, namun proses penegakan hukum dinilai masih jauh jauh dari harapan.

“Aktivitas mining PT Panca Logam itu bisa di buktikan dengan sudah tersangkanya Direktur, Komisaris dan juga Kepala Kantornya,” ungkapnya.

Untuk itu pihaknya berharap kepada, Kajati Sultra di bawah pimpinan Patris Yusrian Jaya bisa benar-benar tegak lurus melakukan proses hukum.

“Dan kita hanya meminta kepada bapak Kejati Sulawesi Tenggara sekiranya tegak lurus dalam melakukan proses hukum, sesuai dengan amanat Undang-undang Negara kesatuan Republik Indonesia,” bebernya.

Pihaknya kata dia, menyakini Kejati Sultra bisa bertindak tegas terhadap para pelaku ilegal mining khusus di PT PLM Kabupaten Bombana.

Lebih lanjut pihaknya berharap, PT PLM, agar secepatnya angkat kaki karena tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat sama sekali.

“Harapan kami dari pihak kerajaan ini, agar perusahaan ini angkat kaki dari Daerah kami. Karena yang dirugikan masyarakat kami, tidak ada feed back untuk masyarakat, yang ada kasian masyarakat,”tutupnya.

ODEK

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *