Berseteru, Dua Koperasi TKBM Pelabuhan Kendari Diputuskan Kerja Bergilir

Suasana mediasi dua koperasi TKBM Pelabuhan Kendari yang tengah berseteru. (FOTO: ODEK)

BeritaRakyat.id, Kendari РPerseteruan antara  Koperasi TTKBM Karya Bahari dan Koperasi TKBM Tunas Bangsa Mandiri Pelabuhan Kendari dimediasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (27/10/2020).

Sekertaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Hj Nur Endang Abas mengatakan, mediasi ini dilakukan untuk mengatur jalannya ekonomi serta kepastian hukum terhadap kedua koperasi tersebut.

“Kalau tidak diatur, khawatirnya nanti masalah ini akan bias dan berakibat pada kegiatan ekonomi serta dampak negatif di kalangan masyarakat,” ucap Endang, saat memimpin jalannya mediasi tersebut di Kantor Gubernur Sultra.

Berdasarkan  berbagai pertimbangan, lanjut dia, kedua TKBM Ini diberikan kesempatan untuk ikut dengan sistem kerja bergilir.

“Kita berikan kesempatan kepada keduanya dengan penggabungan secara proporsional, 70 persen untuk TKBM Tunas Bangsa Mandiri dan 30 persen untuk TKBM Karya Bahari. Pemaknaan pembagian tersebut secara teknis dikembalikan kepada KSOP dan PT Pelindo,” jelasnya.

Dirinya menyebut, dalam pengambilan keputusan terhadap pembagian hasil antara dua TKBM tersebut ada sisi ketidakadilan, namun pihak pemprov wajib membuat keputusan demi kepastian hukum.

“Di mata saya, semua keputusan pasti ada sesuatu yang tidak adil tetapi itulah yang terbaik menurut kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Bendahara Koperasi TKBM Karya Bahari Syahrudin mengatakan, pihaknya menerima keputusan yang diambil Pemprov Sultra itu.

“Apa boleh buat ini sudah keputusan pemerintah, mau tidak mau harus kita ikuti,” katanya.

ODEK/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *