Berhentikan Ketua RT, Ini Penjelasan Kades Waworano

Kepala Desa Waworano Kecamatan Kolono, Suleman. (FOTO: IST)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Kepala Desa (Kades) Waworano Kecamatan Kolono Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara, Suleman, memberikan klarifikasi terkait pemberhentian dua kepala rukun tetangga (RT) di desanya.

Suleman menjelaskan, RT  bukanlah termasuk bagian dari administrasi pemerintahan atau perangkat desa, melainkan pembentukannya melalui musyawarah masyarakat setempat dalam rangka pelayanan kemasyarakatan dan ditetapkan oleh desa.

“Maka dari itu, pemberhentian Kasidarni selaku Ketua RT 02 dan Adi Putra Julianto Ketua RT 03 di desa Waworano sudah di koordinasikan sebelumnya kepada pihak badan permusyawaratan desa (BPD),” jelas Suleman kepada media ini, Jumat (23/10/2020).

Pemberhentian ini, lanjut Suleman, karena kedua RT itu jarang hadir dalam kegiatan di desa karena disibukkan dengan tugasnya yang merangkap sebagai panitia pemungutan suara (PPS) untuk Pilkada Konsel 9 Desember mendatang.

“Mengingat adanya tambahan tugas yg harus mereka konsetrasikan, saya selaku kepala desa mengambil kebijakan memberhentikan sementara kedua RT tersebut. Apalagi kondisi pandemi saat ini, dan mereka termasuk relawan tim Covid-19 di Desa Waworano,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, salah satu ketua RT yang diberhentikan tersebut, Kasidarni, mengaku pemberhentian dirinya itu diduga karena Suleman kecewa anaknya tidak diloloskan sebagai anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

“Iya kami duga pemberhentian ini karena kami selaku PPS di Waworano tidak meloloskan anak pak desa yang daftar sebagai KPPS Pilkada Konsel. Karena itu kami diberhentikan dari aparat desa sebagai ketua RT,” ungkap Kasidarni, kepada media ini, Kamis (22/10/2020).

AKBAR/NURSADAH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *