Ancam Blokade Jembatan, PT Tripolar Dideadline Satu Pekan

Koordinator Aksi dari Konsorsium Aktifis Konsel, Purnomo saat menyampaikan orasi atas tuntutan upah buruh terhadap PT Tripolar. (FOTO : AKBAR)

BeritaRakyat.id,. Konawe Selatan – Puluhan buruh pekerja dan didukung dari Konsorsium Aktifis Konawe Selatan (Konsel) mengancam akan memblokade atau menutup jembatan yang menghubungkan Kecamatan Andoolo Barat – Kecamatan Lalembuu, jika dalam satu pekan ini upah buruh tidak dibayarkan. Ancaman itu disampaikan oleh koordinator aksi, Purnomo. Kata dia, aspirasi puluhan buruh yang bekerja di proyek jembatan Roraya oleh PT Tripolar telah disampaikan kepada pimpinan perusahaan agar upah buruh sekitar Rp 350 juta itu agar segera dibayarkan dalam satu pekan ini.

“Saya bersama puluhan buruh sudah mendatangi Perusahaan. Alasan perusahaan, karena Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Konsel yang belum membayar lunas sisa anggaran proyek. Karena itu kami juga mendatangi Dinas PU dan DPKAD Konsel dan mendesak agar dana tersebut dibayar ke perusahaan dan seterusnya PT Tripolar membayar upah buruh dan material,”ungkap Purnomo kepada media ini di Andoolo, Jum’at, 28/08/2020.

Menurut Purnomo, dalam menyampaikan aspirasi buruh kepada perusahaan serta dua OPD lingkup Konsel itu, juga disampaikan ancaman akan memblokade jembatan yang menghubungkan dua Kecamatan di Konsel itu.

“Kami dari Konsorsium Aktifis Konsel bersama puluhan pekerja mendeadline selama 7 x 24 jam agar upah buruh dibayarkan. Jika dalam waktu itu tidak dibayarkan, maka jembatan yang dimaksud akan diblokade hingga tuntutan dipenuhi,”katanya.

Ditambahkan, dalam menyampaikan tuntutan tersebut. Informasi dari perusahaan bahwa dana yang belum di bayar oleh Pemda melalui Dinas PU itu masih ada sekitar Rp. 1,7 Milyar. PT Tripolar sendiri menunggu transferan dana tersebut untuk melunasi tunggakan dengan membayar upah pekerja dan material dari warga.

“Soal itu, kami tidak ada urusan, Pemda berutang atau tidak ada uang yang tersimpan, pekerja dan pemilik material tidak mau tahu. Yang pasti upah buruh agar segera dibayarkan tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU ataupun Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Konsel yang coba dihubungi di kantornya oleh media ini tidak berada di Kantor.

AKBAR / HERMAN

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *