124 Kades dan BPD Ikut Bimtek dan Diminta Bekerja Sesuai Kewenangan 

Suasana Bimtek Kepala Desa dan BPD se- Kabupaten Muna di salah satu hotel di Kota Kendari (FOTO : ODEK)

BeritaRakyat.id,. Kendari – Sebanyak 124 Kepala Desa dan para Ketua BPD se- Kabupaten Muna mengikuti Bimbingan Teknis (Teknis) peningkatan kapasitas dalam rangka penyusunan peraturan di Desa serta penyelarasan pembangunan dan penyelenggara pemerintah Desa.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari ini. Para Kades dan Ketua BPD menerima materi dari Kementrian Dalam Negri dan di buka oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Muna Eddy Uga

Eddy mengatakan, Bimtek ini salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Muna untuk meningkatkan kapasitas para Kades dan BPD mengenai fungsi dan kewenangan masing-masing dalam menjalankan tugas dan menyelesaikan personal di Desa.

Dirinya berharap melalui Bimtek ini, kolaborasi Kepala Desa dan BPD bisa semakin bersinergi serta bisa memahami tugas dan kewenangan masing-masing dalam mewujudkan pembangunan di Desa.

“Harapan kita ada kolaborasi Kepala Desa dan BPD, artinya selama ini mungkin terjadi konflik, dengan ini mereka bisa memahami apa yang menjadi kewenangan masing-masing sehingga penyelesaian masalah yang ada di dalam Desa itu, di selesaikan dengan kewenangan yang ada di BPD dan kewenangan yang ada di Kepala Desa,” katanya, Rabu (23/08/2023).

Dirinya meminta, Kepala Desa dan BPD bisa benar-benar sejalan, bekerja sesuai fungsi dan tugas masing-masing agar proses pembangunan dan pelayanan di dalam Desa berjalan dengan baik.

“Dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat desa itu semua berperan berdasarkan kewenangannya masing-masing,” ungkapnya.

Menurut mantan Kadis PU Kabupaten Muna, ada tiga hal yang harus di pahami dan diterapkan oleh Kepala Desa dan BPD agar selalu ada sinergitas yakni, mitra, koordinasi dan konsultasi.

“Kalo tiga hal ini di pahami, maka tidak akan terjadi gontok-gontokan antara Kepala Desa dan BPD,” bebernya.

Di tempat yang sama, Kepala DPMD Muna Fajaruddin Wunanto menjelaskan kegiatan ini sangat penting bagi Kepala Desa maupun BPD. Harapannya, hasil dari pelatihan ini bisa bisa diterapkan di desa sesuai dengan fungsi kewenangan masing-masing.

“Dengan adanya Bimtek ini kami harapkan masing-masing sudah memahami kewenangannya. Kalau ada persoalan-persoalan di desa harus diselesaikan secara bersama,” katanya.

“Kalau di Kabupaten kan Kepala Desa ini sama dengan Bupati dan BPD itu DPRD. Kalau masing-masing memahami tupoksi dan wewenang saya kira mereka tidak akan ada masalah”, sambungnya.

Dirinya mengakui, selama ini banyak persoalan antara BPD dan Kepala Desa yang diadukan ke DPMD Muna.

“Saya begitu masuk ke DPMD sudah diperhadapkan dengan persoalan-persoalan itu, jadi saya menyelesaikan itu, sehingga dengan adanya Bimtek ini harapannya tidak ada lagi permasalahan, kalaupun ada permasalahan antara BPD dan Kepala Desa bisa diselesaikan bersama,” jelasnya.

Sementara itu Direktur Mitra Informasi Pelatihan Indonesia (MIPI) Muh Sapri Achmad selaku penyelenggara kegiatan, berharap para kepala desa dan BPD yang telah mengikuti Bimtek ini bisa membangun harmonisasi sehingga penyelenggaraan pemerintahan di desa dapat berjalan sesuai dengan harapan masyarakat desa pada umumnya.

“Kita mensosialisasikan bahwa BPD punya kewenangan seperti ini dalam mengawasi jalannya pemerintahan atau kinerja kepala desa. Kemudian kepala desa juga punya kewenangan seperti ini bahwa ada koridor-koridor yang diatur oleh regulasi sehingga apa yang menjadi kewenangan Kepala Desa dan BPD itu berjalan di relnya masing-masing, sehingga benar-benar tidak ada lagi tabrakan kepentingan, betul-betul sudah bekerja sesuai dengan regulasi,” tutupnya.

ODEK

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *